Water heater gas populer karena pemanasan cepat, namun perangkat ini bekerja dengan tekanan tinggi dan campuran udara-gas yang presisi. Perawatan rutin tidak hanya memperpanjang usia heater, tetapi juga menekan konsumsi gas dan meminimalkan risiko kebocoran karbon monoksida.
Checklist Bulanan
| Pemeriksaan | Tujuan |
|---|---|
| Bersihkan burner dan pilot lamp | Menjaga pola api tetap biru sehingga proses pembakaran lengkap. |
| Cek exhaust / cerobong | Memastikan asap buangan keluar sempurna tanpa menumpuk di kamar mandi. |
| Periksa sambungan pipa air panas | Mencegah kebocoran kecil yang bisa merembes ke ruang elektronik. |
| Test sensor overheat | Mencegah air mendidih yang dapat mempercepat kerusakan tangki. |
Langkah Setiap 6 Bulan
Lepaskan casing depan, kemudian vakum area kontrol untuk menghilangkan debu. Ganti baterai pemantik apabila suara klik mulai melemah. Jangan lupa mengencangkan baut dudukan heater agar getaran tidak merusak sambungan gas.
Kapan Memanggil Teknisi?
- Api berwarna merah atau terdengar letupan kecil saat menyala.
- Tercium bau gas di sekitar unit meskipun sambungan sudah dikencangkan.
- Heater mati-menyala sendiri ketika debit air tinggi.
Gejala di atas menandakan modul kontrol perlu kalibrasi atau pressure regulator sudah aus. Teknisi Easy Service membawa alat analisa CO dan manometer digital untuk memastikan semua parameter kembali normal.
Bonus Tips Hemat Gas
Atur temperatur di kisaran 45–50°C. Suhu yang lebih tinggi memaksa heater bekerja lebih lama dan menambah kerak pada heat exchanger. Gunakan shower mixer agar tidak perlu menambah air dingin terlalu banyak.
Dengan perawatan terjadwal, heater gas Anda aman digunakan bertahun-tahun. Catat jadwal servis di kulkas dan hubungi kami jika membutuhkan pemeriksaan profesional.